Showing posts with label SLKI. Show all posts
Showing posts with label SLKI. Show all posts

Saturday, January 7, 2023

Ventilasi Spontan (L.01007)

 Ventilasi Spontan (L.01007)

Definisi

Keadekuatan cadangan energi untuk mendukung individu mampu bernapas secara adekuat


Ekspektasi

Meningkat


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Volume tidal (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Dispnea (........)

Penggunaan otot bantu napas (........)

Napas (........)

Gelisah (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

PCO2 (........)

PO2 (........)

Takikardia (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Toleransi Aktivitas (L.05047)

 Toleransi Aktivitas (L.05047)

Definisi

Respon fisiologis terhadap aktivitas yang membutuhkan tenaga


Ekspektasi

Meningkat


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Frekuensi nadi (........)

Saturasi oksigen (........)

Kemudahan melakukan aktivitas sehari-hari (........)

Kecepatan berjalan (........)

Jarak berjalan (........)

Kekuatan tubuh bagian atas (........)

Kekuatan tubuh bagian bawah (........)

Toleransi menaiki tangga (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Keluhan lelah (........)

Dispnea saat beraktivitas (........)

Dispnea setelah beraktivitas (........)

Perasaan lemah (........)

Aritmia saat beraktivitas (........)

Atritmia setelah beraktivitas (........)

Sianosis (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Warna kulit (........)

Tekanan darah (........)

Frekuensi napas (........)

EKG Iskemia (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Syok (L.03032)

 Tingkat Syok (L.03032)

Definisi

Ketidakcukupan aliran darah ke jaringan tubuh, yang dapat mengakibatkan disfungsi seluler yang mengancam jiwa


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Kekuatan nadi (........)

Output urine (........)

Tingkat kesadaran (........)

Saturasi oksigen (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Akral dingin (........)

Pucat (........)

Haus (........)

Konfusi (........)

Letargi (........)

Asidosis metabolik (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Mean arterial pressure

Tekanan darah sistolik (........)

Tekanan darah diastolik (........)

Tekanan nadi (........)

Pengisian kapiler (........)

Frekuensi nadi (........)

Frekuensi napas (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Perdarahan (L.02017)

 Tingkat Perdarahan (L.02017)

Definisi

Kehilangan darah baik internal (terjadi didalam tubuh) maupun eksternal (terjadi hingga keluar tubuh)


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Kelembapan membran mukosa (........)

Kelembapan kulit (........)

Kognitif (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Hemoptisis (........)

Hematemesis (........)

Hematuria (........)

Perdarahan anus (........)

Distensi abdomen (........)

Perdarahan vagina (........)

Perdarahan paska operasi (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Hemoglobin (........)

Hematokrit (........)

Tekanan darah (........)

Frekuensi nadi (........)

Suhu tubuh (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Pengetahuan (L.12111)

 Tingkat Pengetahuan (L.12111)

Definisi

Kecukupan informasi kognitif yang berkaitan dengan topik tertentu


Ekspektasi

Meningkat


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Perilaku sesuai anjuran (........)

Verbalisasi minat dalam belajar (........)

Kemampuan menjelaskan pengetahuan tentang suatu topik (........)

Kemampuan menggambarkan pengalaman sebelumnya yang sesuai dengan topik (........)

Perilaku sesuai dengan pengetahuan (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Pertanyaan tentang masalah yang dihadapi (........)

Persepsi yang keliru terhadap masalah (........)

Menjalani pemeriksaan yang tidak tepat (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Perilaku (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Nyeri (L.08066)

Tingkat Nyeri (L.08066)

Definisi

Pengalaman sensorik atau emosional yang berkaitan dengan kerusakan jaringan aktual atau fungsional dengan onset mendadak atau lambat dan berintensitas ringan hingga berat dan konstan


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Kemampuan menuntaskan aktivitas (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Keluhan nyeri (........)

Meringis (........)

Sikap protektif (........)

Gelisah (........)

Kesulitan tidur (........)

Menarik diri (........)

Berfokus pada diri sendiri (........)

Diaforesis (........)

Perasaan depresi (tertekan) (........)

Perasaan takut mengalami cedera berulang (........)

Anoreksia (........)

Perineum terasa tertekan (........)

Uterus teraba membulat (........)

Ketegangan otot (........)

Pupil dilatasi (........)

Muntah (........)

Mual (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Frekuensi nadi (........)

Pola napas (........)

Tekanan darah (........)

Proses berpikir (........)

Fokus (........)

Fungsi berkemih (........)

Perilaku (........)

Nafsu makan (........)

Pola fikir (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Nausea (L.08065)

 Tingkat Nausea (L.08065)

Definisi

Perasaan tidak nyaman pada bagian belakang tenggorokan atau lambung yang dapat mengakibatkan muntah


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Nafsu makan (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Keluhan mual (........)

Perasaan ingin muntah (........)

Perasaan asam di mulut (........)

Sensasi panas (........)

Sensasi dingin (........)

Frekuensi menelan (........)

Diaforesis (........)

Jumlah saliva (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Pucat (........)

Takikardia (........)

Dilatasi pupil (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Konfusi (L.06054)

 Tingkat Konfusi (L.06054)

Definisi

Kesadaran, perhatian, kognitif dan persepsi yang terganggu


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Fungsi kognitif (........)

Tingkat kesadaran (........)

Aktivitas psikomotorik (........)

Motivasi memulai/ menyelesaikan perilaku terarah (........)

Memori jangka panjang (........)

Memori jangka pendek (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Perilaku halusinasi (........)

Gelisah (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Interpretasi (........)

Fungsi sosial (........)

Respon terhadap stimulus (........)

Persepsi (........)

Fungsi otak (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Kepatuhan (L.12110)

 Tingkat Kepatuhan (L.12110)

Definisi

Perilaku individu dan/ atau pemberi asuhan dalam mengikuti rencana perawatan/ pengobatan yang disepakati dengan tenaga kesehatan, sehingga hasil perawatan/ pengobatan efektif


Ekspektasi

Meningkat


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Verbalisasi kemauan mematuhi program perawatan atau pengobatan (........)

Verbalisasi mengikuti anjuran (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Risiko komplikasi penyakit/ masalah kesehatan (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Perilaku mengikuti program perawatan/ pengobatan (........)

Perilaku menjalankan anjuran (........)

Tanda dan gejala penyakit (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Keletihan (L.05046)

 Tingkat Keletihan (L.05046)

Definisi

Kapasitas kerja fisik dan mental yang tidak pulih dengan istirahat


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Verbalisasi kepulihan energi (........)

Tenaga (........)

Kemampuan melakukan aktivitas rutin (........)

Motivasi (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Verbalisasi lelah (........)

Lesu (........)

Gangguan konsentrasi (........)

Sakit kepala (........)

Sakit tenggorokan (........)

Mengi (........)

Sianosis (........)

Gelisah (........)

Frekuensi napas (........)

Perasaan bersalah (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Selera makan (........)

Pola napas (........)

Libido (........)

Pola istirahat (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Jatuh (L.14138)

 Tingkat Jatuh (L.14138)

Definisi

Derajat jatuh berdasarkan observasi atau sumber informasi


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Jatuh dari tempat tidur (........)

Jatuh saat berdiri (........)

Jatuh saat duduk (........)

Jatuh saat berjalan (........)

Jatuh saat dipindahkan (........)

Jatuh saat naik tangga (........)

Jatuh saat di kamar mandi (........)

Jatuh saat membungkuk (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Infeksi (L.14137)

 Tingkat Infeksi (L.14137)

Definisi

Derajat infeksi berdasarkan observasi atau bersumber informasi


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Kebersihan tangan (........)

Kebersihan badan (........)

Nafsu makan (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Demam (........)

Kemerahan (........)

Nyeri (........)

Bengkak (........)

Vesikel (........)

Cairan berbau busuk (........)

Sputum berwarna hijau (........)

Drainase purulen (........)

Piuria (........)

Periode malaise (........)

Periode menggigil (........)

Letargi (........)

Gangguan kognitif (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Kadar sel darah putih (........)

Kultur darah (........)

Kultur urine (........)

Kultur sputum (........)

Kultur area luka (........)

Kultur feses (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Depresi (L.09097)

 Tingkat Depresi (L.09097)

Definisi

Perasaan sedih yang berdampak negatif pada pikiran, tindakan, perasaan dan kesehatan


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Minat beraktivitas (........)

Aktivitas sehari-hari (........)

Konsentrasi (........)

Harga diri (........)

Kebersihan diri (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Perasaan tidak berharga (........)

Sedih (........)

Putus asa (........)

Peristiwa negatif (........)

Perasaan bersalah (........)

Keletihan (........)

Pikiran mencederai diri (........)

Pikiran bunuh diri (........)

Bimbang (........)

Menangis (........)

Marah (........)

Penyalahgunaan zat (........)

Penyalahgunaan alkohol (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Berat badan (........)

Nafsu makan (........)

Pola tidur (........)

Libido (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Demensia (L.09096)

 Tingkat Demensia (L.09096)

Definisi

Gangguan kesadaran dan kognisi yang menyebabkan kehilangan fungsi mental, fisik, dan sosial yang ireversibel pada waktu yang lama


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Kemampuan mengikuti perintah (........)

Kemampuan mengingat peristiwa (........)

Kemampuan mengingat nama (........)

Kemampuan mengenal anggota keluarga (........)

Kemampuan mengingat objek familiar (........)

Kemampuan menemukan tempat familiar (........)

Kemampuan mempertahankan percakapan (........)

Interpretasi gejala fisik (........)

Proses informasi (........)

Kemampuan penyelesaian masalah (........)

Kebutuhan mengungkapkan masalah

Perilaku bertujuan (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Depresi (........)

Agitasi (........)

Gelisah (........)

Agresi (........)

Curiga (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Orientasi waktu, tempat, dan orang (........)

Pola tidur (........)

Aktivitas sosial (........)

Interaksi sosial (........)

Kontinensia fekal (........)

Kontinensia urine (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Delirium (L.09095)

 Tingkat Delirium (L.09095)

Definisi

Gangguan tingkat kesadaran dan kognisi pada periode waktu singkat dan reversibel


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Tingkat kesadaran (........)

Kemampuan mengikuti perintah (........)

Aktivitas psikomotorik (........)

Kemampuan interpretasi stimulus lingkungan (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Gelisah (........)

Agitasi (........)

Halusinasi (........)

Waham (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Orientasi waktu (........)

Orientasi tempat (........)

Orientasi orang (........)

Fokus perhatian (........)

Kemampuan bercakap-cakap (........)

Interpretasi isyarat (........)

Pemikiran abstrak (........)

Pola tidur (........)

Mood (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Cedera (L.14136)

 Tingkat Cedera (L.14136)

Definisi

Keparahan dari cedera yang diamati atau dilaporkan


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Toleransi aktivitas (........)

Nafsu makan (........)

Toleransi makanan (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Kejadian cedera (........)

Luka/lecet (........)

Ketegangan otot (........)

Fraktur (........)

Perdarahan (........)

Ekspresi wajah kesakitan (........)

Agitasi (........)

Iritabilitas (........)

Gangguan mobilitas (........)

Gangguan kognitif (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Tekanan darah (........)

Frekuensi napas (........)

Frekuensi nadi (........)

Denyut jantung apikal (........)

Denyut jantung radialis (........)

Pola istirahat/tidur (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Berduka (L.09094)

 Tingkat Berduka (L.09094)

Definisi

Respon psikososial yang ditunjukan akibat kehilangan (orang, objek, fungsi, status, bagian tubuh atau hubungan)


Ekspektasi

Membaik


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Verbalisasi menerima kehilangan (........)

Verbalisasi harapan (........)

Verbalisasi perasaan berguna (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Verbalisasi perasaan sedih (........)

Verbalisasi perasaan bersalah atau menyalahkan orang lain (........)

Menangis (........)

Verbalisasi mimpi buruk (........)

Fobia (........)

Marah (........)

Panik (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Pola tidur (........)

Konsentrasi (........)

Imunitas (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Aspirasi (L.01006)

 Tingkat Aspirasi (L.01006)

Definisi

Kondisi masuknya partikel cair atau padat kedalam paru-paru


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Menurun 1, Cukup Menurun 2, Sedang 3, Cukup Meningkat 4, Meningkat 5

Tingkat kesadaran (........)

Kemampuan menelan (........)

Kebersihan mulut (........)

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Dispnea (........)

Kelemeahan otot (........)

Akumulasi sekret (........)

Wheezing (........)

Batuk (........)

Penggunaan otot aksesoris (........)

Sianosis (........)

Gelisah (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Frekuensi napas (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Ansietas (L.09093)

 Tingkat Ansietas (L.09093)

Definisi

Kondisi emosi dan pengalaman subjektif terhadap objek yang tidak jelas dan spesifik akibat antisipasi bahaya yang memungkinkan individu melakukan tindakan untuk menghadapi ancaman


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Verbalisasi kebingungan (........)

Verbalisasi khawatir akibat kondisi yang dihadapi (........)

Perilaku gelilsah (........)

Perilaku tegang (........)

Keluhan pusing (........)

Anoreksia (........)

Palpitasi (........)

Diaforesis (........)

Tremor (........)

Pucat (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Konsentrasi (........)

Pola tidur (........)

Frekuensi pernapasan (........)

Frekuensi nadi (........)

Perasaan keberdayaan (........)

Tekanan darah (........)

Kontak mata (........)

Pola berkemih (........)

Orientasi (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

Tingkat Agitasi (L.09092)

 Tingkat Agitasi (L.09092)

Definisi

Manifestasi fisiologis dan perilaku akibat stres atau pemicu biokimia


Ekspektasi

Menurun


Kriteria Hasil

Skor : Meningkat 1, Cukup Meningkat 2, Sedang 3, Cukup Menurun 4, Menurun 5

Kegelisahan (........)

Frustasi (........)

Sifat lekas marah (........)

Tidak mampu menahan diri (........)

Mondar-mandir (........)

Pergerakan berulang (........)

Ketidakmampuan untuk tetap duduk (........)

Menolak bantuan (........)

Memukul (........)

Menendang (........)

Melempar (........)

Meludah (........)

Menggigit (........)

Memaki (........)

Ungkapan yang tidak tepat (........)

Isyarat tidak pantas (........)

Skor : Memburuk 1, Cukup Memburuk 2, Sedang 3, Cukup Membaik 4, Membaik 5

Emosi (........)

Situasi hidrasi (........)

Tekanan darah (........)

Nadi radial (........)

Tidur (........)

*note: Jika menggunakan metode pendokumentasian manual atau tulisan, maka setiap kriteria hasil perlu dituliskan angka atau nilai yang diharapkan untuk dicapai, sedangkan jika menggunakan metode pendokumentasian berbasis komputer maka setiap kriteria hasil ditetapkan dalam bentuk skor dengan skala 1 s.d 5.


Referensi dan Sumber Bacaan:

PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia.

LP ASKEP ANAK FARINGITIS

  ASUHAN KEPERAWATAN ANAK   KONSEP DASAR FARINGTIS     A.     Pengertian 1.      Faringitis adalah radang pada faring yan...